Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Metode Pemupukan Tanaman Jambu Mente

Metode Pemupukan Tanaman Jambu Mente

Jambu mente merupakan salah satu komoditi unggulan pertanian yang mengalami penurunan produksi secara drastis. Penurunan produksi ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya kondisi iklim yang tidak menentu terutama curah hujan yang tinggi saat musim berbunga sehingga bunga gugur dan gagal menjadi buah. Olehnya itu perlu dilakukan pemupukan untuk meningkatkan ketahanan tanaman sehingga bunga tidak gugur.

Pemupukan dapat dilakukan melalui dua media yakni media tanah dan media daun. Pemupukan harus tepat jenis, waktu dan dosis. Pada beberapa kondisi tanah, pemupukan melalui tanah kurang efektif mengingat sebagian besar tanaman jambu mente tumbuh pada tanah bergamping dengan kondisi batuan permukaan >80%. Sehingga pemupukan akan lebih efektif bila melalui daun.

Pemupukan melalui daun banyak diaplikasikan ketika jambu mente sementara berbunga. Pemupukan bunga ini lebih dikenal dengan pemupukan kombinasi karena memadukan antara pupuk dengan pestisida. Penggunaan pestisida ii bertujuan untuk memberantas hama terutama ulat dan serangga pengisap tangkai bunga.

Teknik Pemupukan

  • Pemupukan jambu mente dilaksanakan melalui daun sehingga lebih dikenal dengan pemupukan kombinasi.
  • Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk cair dan lebih direkomendasikan adalah pupuk organik cair.
  • Pemupukan ini dikombinasikan dengan pemberantasan hama pengisap bunga jambu mente.
  • Hama pengisap jambu mente merupakan seranga yang mengisap tangkai bunga. Hama pengisap ini mengisap bunga pada tahap awal yakni bunga belum mekar. Kondisi ini menyebabkan bunga menjdi layu dan hitam sehingga akhirnya gugur.

Dosis dan Waktu Pemupukan

Jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk cair.

Pupuk yang lazim digunakan diantaranya adalah Supertonik dan NPK cair. Sedangkan pestisida yang digunakan adalah Capture dan Vigor.

Dosis yang digunakan yakni:

  • Pupuk cair yakni 2 cc/liter air. Secara praktis setiap tutup botol pupuk baik Supertonik maupun NPK setara 10 cc, sehingga untuk handsprayer dengan volume 15 liter maka cukup tiga tutup botol pupuk cair.
  • Sedangkan untuk pestisida yakni 0.02 cc/liter air. Penggunaan pestisida ini sebaiknya dikondisikan dengan intensitas serangan serangga. Jika tidak ada gejala serangan sebaiknya jangan digunakan. Hal ini dilaksanakan guna menciptakan komoditi pertanian/jambu mente bebas pestisida kimia.
  • Pupuk cair dan pestisida sebaiknya tidak dicampur bersamaan. Tetapi dapat pula dicampur bersamaan.

Waktu Pemupukan

  • Waktu aplikasi pemupukan harus disesuaikan dengan kondisi bunga jambu mente yakni ketika bunga mente sudah mekar. Bila pemupukan dilakukan sebelumnya maka dapat merusak bunga mente. Pemupukandapat dilakukan pagi atau sore hari. Pada pagi hari sebaiknya dilakukan sebelum pukul 10.00 sedangkan pada sore hari sebaiknya setelah pupuk 16.00.
  • Frekuensi pemupukan yakni sebanyak 2x per minggu. Namun harus pula diperhatikan dengan kondisi hujan. Ketika hujan turun maka setelahnya harus dilakukan pemupukan. Hal ini dilaksanakan karena intensita serangan hama akan semakin meningkat paska hujan.

Langkah-langkah Aplikasi

Tata Kerja

  • Sediakan alat dan bahan yang akan digunakan.
  • Pilih lokasi yang sejuk/terlindung dari cahaya langsung matahari.
  • Campurkan 1 tutup botol NPK atau Supertonik kedalam 5 liter air.
  • Kocok larutan agar terhomogenasi sehingga pupuk dan air tercampur merata.
  • Tambahkan 0.1 cc Capture atau Vigor ke dalam larutan pupuk tadi.
  • Kocok pula agar tercampur merata. Pada saat pencampuran baik pupuk maupun pestisida sebaiknya menggunakan masker agar tidak adan bahan kimia yang terhirup.
  • Setelah itu larutan pupuk kombinasi siap digunakan.

Tahap Aplikasi

Aplikasi pupuk kombinasi jambu mente pada prinsipnya sangatlah muda untuk dilakukan yakni cukup disemprotkans aja larutan pupuk kombinasi ke permukaan bunga mente. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika aplikasii dilakukan yakni :
  • Pemupukan harus mengikuti arah angin. Maksudnya adalah agar larutan pupuk tidak mengenai tubuh.
  • Tekanan larutan harus diatur, yakni jangan terlalu keras mengenai permukaan bunga. Jika terlalu keras dapat menyebabkan bunga gugur.
  • Mengingat jangkauan handsprayer yang terbatas pada ketinggian tertentu (maksimal 4 m dari tanah) maka untuk jambu mente dengan umur di atas 15 tahun tidak akan terjangkau. Olehnya itu, untuk jambu mente dengan umur tersebut maka handsprayer harus dimodifikasi agar jangkauannya tinggi.
  • Pemupukan kombinasi ini dapat meningkatkan hasil 3x lipat dari tanpa perlakuan. Berdasarkan hasil uji lapangan, produksi jambu mente dapat mncapai 3.6 ton/ha. Pemupukan kombinasi ini perlu ditindaklanjuti dengan penelitian lanjutan mengingat penggunaan pestisida kimia dalam memberantas hama jambu mente.
Memberi perlakuan pemupukan yang tepat dan berimbang pada tanaman jambu mete dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi jambu mente

Selamat mencoba