Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Trik Memperpanjang Kesegaran Bunga Potong Anggrek

Trik Memperpanjang Kesegaran Bunga Potong Anggrek
Bunga sering kali menjadi pilihan untuk mempercantik ruangan. Banyak orang memilih menggunakan bunga plastik karena bunganya tidak akan layu, perawatannya pun lebih praktis. Namun, tidak ada salahnya pada momen-momen tertentu, banyak pula orang-orang yang memilih untuk menghias ruangan dengan bunga segar (bunga potong), karena bunga segar memiliki tampilan lebih alami serta cantik dan wangi. Setiap bunga segar memiliki daur hidupnya masing-masing, tergantung jenisnya. Biasanya antara 2 dan 20 hari. Dengan perawatan yang benar, bunga segar dapat tampil segar lebih lama, paling tidak selama daur hidupnya.

Anggrek merupakan salah satu jenis tanaman hias yang telah dikenal masyarakat karena keindahan dan nilai ekonomisnya yang cukup tinggi, sebagai tanaman pot maupun sebagai bunga potong. Anggrek termasuk keluarga Orchidaceae yang meliputi kurang lebih 700 genus, yang mencakup 20.000 – 30.000 species.Anggrek mempunyai potensi untuk dikembangkan, yang dalam usaha agribisnisnya memerlukan persyaratan teknis yang memadai, agar menghasilkan jumlah dan mutu yang sesuai dengan selera konsumen.

Setiap produk komoditas florikultura terutama bunga potong anggrek yang diusahakan dan akan diekspor produknya diminta untuk memenuhi tuntutan yang dipersyaratkan Pasar Internasional maupun regional. Salah satu tuntutan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization) adalah Sanitary and Phytosanitary – World Trade Organization (SPS-WTO) yang berkaitan dengan kesehatan tanaman, dimana Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan suatu hambatan non tarif.

Perlunya pascapanen bunga anggrek yang bertujuan untuk memperoleh produk sesuai standar mutu yang ditetapkan baik dari warna, ukuran dan kesegarannya bunganya. Selain itu penanganan pasca panen yang baik untuk dapat meningkatkan nilai jual, serta menjaga kualitas bunga potong anggrek sesuai standar yang ditetapkan hingga sampai ke tangan konsumen.

Kesegaran bunga potong anggrek dapat diperpanjang dengan menggunakan larutan penyegar pengganti zat makanan setelah bunga dipotong dari induk tanaman, sehingga kesegaran, warna bunga, daun tidak cepat menguning, mendorong kuncup bungauntuk mekar, tidak cepat layu dan dapat bertahan lebih lama hingga 20 hari. Di pasar sudah banyak beredar larutan penyegar siap pakai, namun jika berkeinginan meramu sendiri juga lebih mudah dan biayanya lebih murah

Bunga potong, seperti halnya bagian tanaman hidup lainnya, memerlukan air dan nutrisi untuk mempertahankan kesegarannya. Setelah bunga dipotong dari induk tanaman akan terhenti proses alamiah berupa kiriman air dan zat makanan dari akar, dan untuk kelang sungan hidupnya mengandalkan cadangan air dan nutrisi yang ada. Dengan sendirinya cadangan yang tersedia menjadi faktor pembatas bagi daya tahan bunga untuk tetap segar. Belum lagi faktor lingkungan berupa suhu dan kelembapan lingkungan yang tidak menguntungkan yang cenderung mempercepat kelayuan bunga. Oleh karena itu, diperlukan pengganti air dan nutrisi dari luar yang dapat digunakan untuk tambahan sumber energi bagi kelangsungan hidup bunga hingga waktu tertentu. Larutan penyegar bunga yang berisi nutrisi yang dilarutkan dalam air dan diberikan kepada bunga melalui tangkai dapat memperpanjang masa kesegaran bunga.

Pada dasarnya bahan penyegar bunga berperan dalam memperpanjang masa segar, meningkatkan ukuran bunga mekar, menambah jumlah kuncupbunga yang akan mekar, mempertahankan warna bunga, dan memperlambat penguningan daun. Hal ini penting artinya dalam agribisnis tanaman hias, untuk memperpanjang masa segar maka perlu dilakukan pulsing, untuk melakukannya adalah sebagai berikut

Pulsing bungaanggrek potong menggunakan komposisi AgNO3 + sukrosa + asam sitrat dan pulsing 90 menit pada suhu sejuk dapat memberikan bekal makanan bagi bunga anggrek.

Adapun Caranya melakukan bunga potong anggrek agar tetap segar lebih lama:

  1. Setelah dipotong atau dibeli dari florist, segera letakkan bunga dalam vas berisi air. Isi vas dengan air bersih hingga kira-kira 2/3 bagian vas. Hampir semua bunga segar membutuhkan air. Dalam satu hari, bunga mampu menyerap air hingga seperempat ukuran vas yang digunakan.
  2. Semprot kelopak bunga dengan air, minimal tiga kali sehari.
  3. Jangan biarkan air dalam vas kotor. Rajin-rajinlah melakukan penggantian. Potong sedikit ujung tangkai bunga setiap kali dilakukan penggantian air.
  4. Berikan sedikit garam dalam air. Garam dapat membuat bunga segar lebih lama.
  5. Hindarkan bunga dari sinar matahari langsung. Jauhkan juga dari benda-benda yang mengeluarkan panas. Hawa panas dapat menyebabkan dehidrasi sehingga bunga cepat kering dan layu.
  6. Buang daun-daun atau batang yang mulai layu dan menguning. Hal ini dilakukan untuk menghindari tumbuhnya bakteri.