Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Tepung Kedelai

Cara Membuat Tepung Kedelai
Kedelai meruapakan salah satu komoditas pertanian yang penting di Indonesia. Seperti yang telah kita ketahui penggunaan kedelai di indonesia sangat luas, seperti menjadi bahan baku tahu dan tempe, kecap, tauge, makanan bayi dan manula, dll. Kedelai adalah sumber protein nabati yang sangat baik bagi kesehatan. Kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang sangat mudah dicerna oleh tubuh daripada jenis kacang-kacangan yang lain. ini dikarenakan kandungan dalam kedelai, persentase yang sangat tinggi adalah protein, sehingga kedelai sangat baik sebagai pengganti protein hewani atau daging.

Selain itu, kacang kedelai dapat juga dijadikan tepung kedelai Sebelum melangkah lebih jauh lagi mengenai cara membuat tepung kedelai, ada baiknya anda mengetahui dulu berbagai manfaat kedelai yang bisa kita ambil dari kedelai yang merupakan bahan utama pembuat tepung kedelai. Karena seperti yang sudah kita ketahui kedelai merupakan pangan yang memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang tinggi yang banyak sekali manfaatnya. Namun informasi mengenai manfaat kedelai inilah yang jarang kita ketahui. mengenai manfaat kedelai yang cukup lengkap.

Adapun langkah-langkah cara membuat tepung dari kedelai berikut ini :
  1. Cucilah kedelai dengan air bersih mengalir dan buang semua kotoran yang melekat pada kedelai sampai bersih
  2. Rendamlah kedelai dengan air bersih selama 4-5 jam, usahakan seluruh bagian kedelai terendam semuanya. Hal bertujuan untuk melunakan dan memudahkan kita melepaskan kulit dari kedelai
  3. Cucilah kembali kedelai dengan air bersih, kemudian remas-remaslah kedelai dengan tangan untuk melepaskan kulit dari kedelai. Buanglah kulit arinya sampai tidak ada lagi tersisa.
  4. Setelah dirasa kedelai semua telah terlepas dari kulit arinya, kemudian cucilah kembali kedelai dengan air bersih untuk memastikan tidak ada lagi getah pada biji kedelai.
  5. Selanjutnya tiriskanlah yang telah bersih selama kurang lebih 15 menit
  6. Berikutnya jemurlah kedelai dibawah sinar matahari selama 1-2 hari sampai dirasa kedelai benar-benar kering.
  7. Setelah itu sangrailah kedelai selama kurang lebih 10 – 15 menit, aduk terus kedelai selama proses sangria ini untuk menghindari kedelai yang hangus.
  8. Setelah itu didinginkan kedelai pada suhu ruangan selama 10-15 menit
  9. Selanjutnya tumbuklah kedelai sampai halus atau anda bisa menggunakan alat yang lebih modern seperti blender.
  10. Ayaklah tepung kedelai dengan ayakan untuk memisahkan tepung yang masih kasar dan yang sudah halus.
  11. Haluskan atau blenderlah kembali kedelai yang masih kasar agar keseluruhan tepung kedelai yang kita dapat adalah kedelai bertekstur halus.
  12. Tepung kedelai pun telah jadi dan siap digunakan dan diolah menjadi pangan lainnya
  13. Selanjutnya simpanlah tepung kedelai ditempat yang bisa ditutup rapat seperti stoples. Hal ini perlu dilakukan karena tepung kedelai mudah menyerap air dari udara terbuka dan juga untuk menghindarkan tepung kedelai dari jamur yang dapat mengubah warna, bau dan rasa dari tepung kedelai.
Sebenarnya masih banyak komoditi – komoditi pangan yang dapat diolah menjadi tepung-tepungan seperti buah sukun, buah pisang, labu kuning, sagu dan lainnya, untuk mensubsitusi tepung terigu dengan acara pengolahan yang hampir sama dengan pengolahan tepung-tepung di atas.

Kami mengharapkan agar teknologi pembuatan tepung dari komoditi pangan ini dapat dilaksanakan ditingkat keluarga baik sebagai sumber gizi maupun sebagai sumber ekonomi keluarga.

Sumber : http://manfaatdankandungan.blogspot.