Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Telur Asin Asap

Cara Membuat Telur Asin Asap
Telur adalah hasil ternak yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi karena mengandung zat-zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia karena mengandung asam-asam amino yang lengkap dan seimbang, vitamin serta mineral dan memilki daya cerna yang tinggi.

Disamping memiliki nilai kelebihan telur juga memiliki kekeurangan yaitu mudah rusak. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu tindakan sehingga masa simpannya dapat diperpanjang. Keadaan ini penting agar produksi telur yang dicapai dapat sampai ke konsumen dengan mutu yang masih baik dan bila perlu ada nilai tambah yang lain seperti rasa dan warna yang lebih menarik. Telur asap adalah proses lanjutan dari pengasinan telur. Perbedaan telur asin asap dengan telur asin rebus hanya pada proses akhir yaitu di rebus dan di asap.

Telur bebek asin asap yang kita jumpai dipasaran proses pengasin dan pengasapannnya adalah sebagai berikut :

Alat dan bahan

Bahan
  • 100 butir telur itik
  • 3 Kg bubuk bata merah
  • 3 liter arak
  • 0,25 Kg sendawa
  • 0,50 Kg gula merah
  • 1 Kg Garam dapur
  • Abu gosok secukupnya
  • Air kapur secukupnya
Alat
  • Ember plastik
  • Baskom plastik
  • Panci Aluminium
  • Tungku asap oven Alur Kerja
Langkah Kerja Membuat Telur Asap
  1. Telur Itik tawar Telur itik dari usaha peternakan itik gembala maupun kandang yang kurang dari 1 minggu di kumpulkan
  2. Seleksi telur Telur itik yang tersedia diseleksi dan dipisahkan dari telur yang retak atau rusak kemudian dicuci supaya bersih dari kotoran. Seleksi yang mudah adalah dengan mencelupkan telur tersebut kedalam gelas, yang tenggelam baik dan yang mengambang rusak.
  3. Pembungkusan telur dengan adonan Pembuatan adonan berupa bubuk bata merah/abu gosok/tanah liat dan garam (3 : 1) dg air secukupnya sampai berbentuk pasta sehingga telur mudah menempel.Bungkus telur satu persatu dengan merata dan betul-betul terbungkus setebal + 1/5 cm. Susun telur tersebut dan taburi dengan abu gosok hingga berlapis-lapis.
  4. Pemeraman Simpan selama 10 - 15 hari di tempat teduh dan terbuka
  5. Pencucian Cuci kembali telur untuk melepas adonan yang melekat hingga bersih dan lakukan pengelapan hingga kering.
  6. Peletakan pada rak pengasapan Telur yang bersih dan kering diletakkan di rak-rak telur dengan bagian tumpul di atas
  7. Pengasapan Masukkan rak telur pada alat pengasapan secara tersusun selama + 8 jam, setiap dua jam di lakukan pergantian, rak telur yang di atas di taruh di bawah, yang di bawah di taruh di atasnya.
  8. Pengelapan Setelah + 8 jam telur dikeluarkan dari pengasapan dan segera lakukan pengelapan biar jelaga yang ada diatas telur dapat dibersihkan. Telur asap akan berwarna coklat kehitaman hasil dari warna jelaga.

Kelebihan telur asin asap dibanding telur asin rebus:
  • Warna lebih menarik coklat kehitaman.
  • Bau amis pada telur asin hilang.
  • Berbau khas asap apalagi bila menggunakan arang batok kelapa baunya harum manis.
  • Tahan lebih lama + 1 bulan dibanding telur asin rebus yang hanya tahan 1 minggu.

Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/materilokalita/detail/8823